Aku dan kampung halamanku
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Perkenalkan namaku Diffa, anak sulung dari tiga bersaudara,
aku dilahirkan di Kota Jakarta dan sekarang aku di besarkan di kampung yang
sangat indah di pandang mata dan sangat sejuk di rasakan hati, dan aku tinggal
bersama ayah, ibu, adik, abang sepupu, kakak ipar, dan ponakanku di rumah
sederhana tapi memiliki sejuta makna. Dan di rumah inilah aku di didik dan di
bentuk menjadi anak yang berbakti terhadap kedua orang tua dan anak yang
berguna dan mengedepankan sikap sopan santun dalam bersosialisasi dan
bermasyarakat serta berbuat baik kepada teman, sahabat, atau orang yang lebih
tua dari saya. Dan di rumah ini juga aku di haruskan hidup disiplin dan menjaga
kebersihan
Dan banyak sekali yang bertanya apa suka duka yang dialami
oleh seorang putra sulung, dan ku jawab, sukanya aku menjadi putra sulung aku
di latih menjadi pemimpin dan selalu di andalkan dalam membantu orang tua,
kalau dukanya sih apapun kesalahan yang di lakukan oleh adikku, di situ lah aku
yang bertanggung jawab atas semua itu hehe. Menurut aku, itulah suka dukanya
menjadi putra sulung.
Dan sekarang kita beralih ke kampung halamanku, yakni
Pemangkat. Siapa sih yang nggak tau pemangkat hehehe, Pemangkat merupakan salah
satu kecamatan terbesar yang berada di Kabupaten Sambas. Pemangkat juga
terkenal karena masjid At-Taqwa, masjid terbesar di Pemangkat. Pemangkat juga
terkenal akan tempat wisata nya di tanjung batu. Dan sekarang hampir ramai
orang yang berkunjung Pemangkat dengan tujuan hang out dan bersantai-santai.
Oh iya, ngomong-ngomong masalah Pemangkat, aku hampir lupa
ngasih tau tempat tinggal aku. Sekarang aku tinggal di Jalan Abdul Kadir Kasim
Gang Syeh Moehammad, Desa Gugah Sejahtera, Dusun Sejahtera. Dan aku merasa
senang tinggal di situ karena orang-orang sekitar atau tetangga ku termasuk
orang-orang yang positif dan jauh dari kata maksiat, ya walaupun ada sih tapi
nggak banyak. Dan setiap hari minggu kami selalu mengadakan kegiatan bakti
sosial. Di kegiatan ini, aku turut berpartisipasi karena menurut aku, inilah
kesempatan aku buat belajar bertanggung jawab dan di latih menjadi pemimpin.
Dan gotong royong menjadi hal yang biasa sekarang. Tapi terkadang aku masih
heran, kenapa masih ada oknum yang ikut baksos tapi tidak melaksanakan
tugasnya. Mereka justru hanya bersantai seolah-olah mereka seperti tidak di
beri tugas, Bahkan mereka juga sering buang sampah sembarangan sampai menumpuk
dan tidak dibersihkan. Menurut aku, orang seperti ini yang harus di berantas
sampai mereka tidak mengulangi hal seperti itu lagi. Menurut aku, buat apa buang
sampah sembarangan kalo ujung-ujungnya bakal di bersihkan lagi.
Pesan saya di blog ini : Jagalah Kebersihan Lingkungan
sekitar kita, karena bersih atau kotornya lingkungan kita itu tergantung
kesadaran diri kita masing-masing, Jikalau kita tidak bisa menjaga lingkungan
kita, bagaimana kita akan menjaga istri kita nanti hehehe
Hanya ini yang dapat saya sampaikan,kurang dan lebihnya saya
mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan. Sekian Wassalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.
